You are here:

Prodi Farmasi Universitas Hangtuah Surabaya

JA slide show

Lastest News

Feb23

Kegiatan Sarasehan secara Daring

Pada Hari Sabtu, 9 Januari 2021 telah berlangsung kegiatan sarasehan secara daring yang dihadiri oleh stakeholder, alumni dan civitas akademika Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran- Universitas Hang Tuah Surabaya (FK-UHT). Stakeholder yang hadir berasal dari berbagai bidang yaitu bidang organisasi, industri, klinis, komunitas dan pemerintahan. Kegiatan sarasehan dibuka oleh Ketua Program Studi Farmasi FK-UHT, apt. Ana Khusnul Faizah, S.Farm., M.Farm..Klin. Dalam kegiatan ini dilakukan sesi sharing dan diskusi antara stakeholder, alumni dan civitas akademika yang bertujuan untuk memperoleh saran dan masukan dalam penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Hal ini merupakan salah satu langkah Program Studi Farmasi untuk melakukan rekonstruksi kurikulum yang dapat memenuhi standar kompetensi Sarjana Farmasi dan kebutuhan pasar.

Standar kompetensi lulusan pendidikan farmasi memuat kompetensi utama yang menjadi penciri program studi farmasi yaitu kemampuan dalam penyediaan obat (sediaan farmasi) yang memenuhi aspek mutu (aman, efektif, stabil); serta kemampuan dalam pelayanan kefarmasian yang berfokus pada keamanan dan kemanjuran penggunaan obat. Kurikulum pendidikan sarjana farmasi disusun berbasis elemen-elemen kompetensi dalam standar kompetensi lulusan. Fokus utama kurikulum pendidikan sarjana farmasi terletak pada penguasaan pengetahuan dan ketrampilan serta memenuhi etika profesi. Dengan adanya rekonstruksi kurikulum diharapkan Program Studi Farmasi FK-UHT dapat menghasilkan Sarjana Farmasi yang berkompeten, berbudi pekerti, menjunjung tinggi etika profesi dan mampu bersaing secara global.

 

  

 
Feb17

WEBINAR PENYUSUNAN VISI-MISI

PRODI FARMASI FK UNIVERSITAS HANG TUAH ADAKAN WEBINAR PENYUSUNAN VISI-MISI

Dalam rangka persiapan pendirian Program Studi Profesi Apoteker (PSPA), Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya menyelenggarakan kegiatan Webinar Penyusunan Visi-Misi yang telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Desember 2020. Kegiatan Webinar ini digelar sebagai salah satu bentuk komitmen Universitas Hang Tuah dalam mendukung berdirinya Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) setelah keluar akreditasi B untuk Program Studi Farmasi beberapa waktu lalu. Melalui webinar ini, masing-masing pihak yang mewakili keahliannya, diminta untuk mereview dan memberikan usulan Visi-Misi Program Studi Profesi Apoteker PSPA  agar sesuai capaian pembelajaran dan menghasilkan output sesuai dengan kebutuhan di masing-masing lapangan pekerjaan.

Penyusunan visi, misi, tujuan, dan strategi pencapaian perlu dilakukan dengan melibatkan komponen internal dan eksternal. Sebagai komponen internal penyusunan visi, misi, tujuan dan strategi pencapaian perlu melibatkan dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Sedangkan komponen eksternal yang pelu dilibatkan adalah lulusan, pengguna lulusan, mitra, pakar, organisasi profesi, dan pemerintah. Dari pihak luar mengundang IAI (Ikatan Apoteker Indonesia), Dinas Kesehatan (Dinkes), BPOM, Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Indonesia (Hisfarsi), Himpunan Seminat Farmasi Industri (Hisfarin), apotek, dan Institusi lainnya yang mewakili stake-holder tempat praktek kerja mahasiswa serta alumni.

Kegiatan Webinar Penyusunan Visi-Misi dibuka oleh Rektor Universitas Hang Tuah Surabaya,  LaksdaTNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Supartono, MM., CIQaR. Dalam sambutannya bapak Rektor menyambut baik rencana dibukanya prodi PSPA dan beliau menekankan perlunya memasukkan faktor softskill terkait kedisiplinan, profesionalisme dan moral-etik yang harus diterapkan untuk menjamin lulusan dapat bekerja sebaik-baiknya.

Dalam kegiatan Webinar Visi-Misi para pihak stake-holder memberi banyak masukan/saran/rekomendasi yang membangun demi kemajuan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah kedepannya. Dalam kesempatan kali ini Ketua PD IAI Jatim Dr. Abdul Rahem, M.Kes., Apt. memberikan saran terkait adanya penciri/ke khasan yang harus ditonjolkan dari Visi-Misi PSPA. Perwakilan stake-holder dari Hisparin, Drs. Adi Suroso, Apt menyampaikan perlu meningkatkan Managerial skills. Sejalan dengan itu masukan dari Letkol Laut (K) Drs. Lestiono, Apt., SpFRS. mewakili Rumkital Dr. Ramelan melihat output Visi-Misi dari aspek klinis (pengetahuan farmakoterapi dari seorang apoteker untuk me-research suatu EBM) karena apoteker di Rumah Sakit dituntut untuk dapat bekerjasama dan berkomunikasi dengan baik dengan tim Kesehatan lain seperti dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

 

 

 

 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 3