PRODI FARMASI FK UNIVERSITAS HANG TUAH
Dalam rangka persiapan pendirian Program Studi Profesi Apoteker (PSPA), Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya menyelenggarakan kegiatan Webinar Penyusunan Visi-Misi yang telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Desember 2020. Kegiatan Webinar ini digelar sebagai salah satu bentuk komitmen Universitas Hang Tuah dalam mendukung berdirinya Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) setelah keluar akreditasi B untuk Program Studi Farmasi beberapa waktu lalu. Melalui webinar ini, masing-masing pihak yang mewakili keahliannya, diminta untuk mereview dan memberikan usulan Visi-Misi Program Studi Profesi Apoteker PSPA agar sesuai capaian pembelajaran dan menghasilkan output sesuai dengan kebutuhan di masing-masing lapangan pekerjaan.
Penyusunan visi, misi, tujuan, dan strategi pencapaian perlu dilakukan dengan melibatkan komponen internal dan eksternal. Sebagai komponen internal penyusunan visi, misi, tujuan dan strategi pencapaian perlu melibatkan dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Sedangkan komponen eksternal yang pelu dilibatkan adalah lulusan, pengguna lulusan, mitra, pakar, organisasi profesi, dan pemerintah. Dari pihak luar mengundang IAI (Ikatan Apoteker Indonesia), Dinas Kesehatan (Dinkes), BPOM, Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Indonesia (Hisfarsi), Himpunan Seminat Farmasi Industri (Hisfarin), apotek, dan Institusi lainnya yang mewakili stake-holder tempat praktek kerja mahasiswa serta alumni.
Kegiatan Webinar Penyusunan Visi-Misi dibuka oleh Rektor Universitas Hang Tuah Surabaya, LaksdaTNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Supartono, MM., CIQaR. Dalam sambutannya bapak Rektor menyambut baik rencana dibukanya prodi PSPA dan beliau menekankan perlunya memasukkan faktor softskill terkait kedisiplinan, profesionalisme dan moral-etik yang harus diterapkan untuk menjamin lulusan dapat bekerja sebaik-baiknya.
Dalam kegiatan Webinar Visi-Misi para pihak stake-holder memberi banyak masukan/saran/rekomendasi yang membangun demi kemajuan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah kedepannya. Dalam kesempatan kali ini Ketua PD IAI Jatim Dr. Abdul Rahem, M.Kes., Apt. memberikan saran terkait adanya penciri/ke khasan yang harus ditonjolkan dari Visi-Misi PSPA. Perwakilan stake-holder dari Hisparin, Drs. Adi Suroso, Apt menyampaikan perlu meningkatkan Managerial skills. Sejalan dengan itu masukan dari Letkol Laut (K) Drs. Lestiono, Apt., SpFRS. mewakili Rumkital Dr. Ramelan melihat output Visi-Misi dari aspek klinis (pengetahuan farmakoterapi dari seorang apoteker untuk me-research suatu EBM) karena apoteker di Rumah Sakit dituntut untuk dapat bekerjasama dan berkomunikasi dengan baik dengan tim Kesehatan lain seperti dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

